Radang menghadang

Radang tenggorokan memang sungguh mengganggu ritme hidup. Apa sih sebenarnya yang terjadi pada tenggorokan kita ??. radang tenggorokan memang bisa demikian mengganggu, aktivitas harian anda pun terimbas gara-gara gangguan ini, yang jadi pertanyaan apakah radang tenggorokan bisa dicegah ?.

Tubuh kita telah ‘dipersenjatai’ dengan system kekebalan tubuh (imunolog), untuk melawan virus atau bakteri penyebab penyakit. Salah satu organ tubuh kita, yakni kelenjar limfa yang bertugas melawan kehadiran bakteri atau virus yang tak dikehendaki. Tonsil atau amandel yang terletak di belakang dinding tenggorokan merupakan salah satu komponen pertahanan tubuh akan mengalami pembesaran saat tubuh terserang infeksi, inilah yang disebut radang tenggorokan.Radang tenggorokan biaasanya menimbulkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan kita, yang menyebabkan sulit menelan. Akibatnya pada gejala awal kita akan merasakan sakit tenggorokan, sekaligus pertanda infeksi saluran pernafasan bagian atas. Dalam usahanya melawan ‘musuh’, kelenjar getah bening akan mengalami pembengkakan dan peradangan dalam usahanya melawan infeksi.

Kebanyakan kita menyebut rasa sakit di tenggorokan kita sebagai radang tenggorokan, namun sesungguhnya radang tenggorokan berdasarkan tempaat terserangnya terbagi menjadai dua maca yaitu : faringitis dan tonsillitis. Faringitis : merupakan radang tenggorokan yang sesungguhnya, dimana infeksi terjadi pada selaput lender tengorokan (faring). Tonsilitis : infeksi terjadi pada bagian tonsil saja, namun tak tertutup kemungkinan infeksi terjadi pada tonsil dan faring, keadaan ini disebut tonsilofaringitis.

Kita sering salah kaprah dalam menduga penyebab radang tengorokan, ada yang menduga karena makan gorengan terlalu banyak, ada yang bilang tertular dari teman, dsb. Mungkin semuanya benar, namun ternyata penyebab radang tenggorokan cukup beragam, antara lain :

  • Merokok

Asap rokok dapat menyebabkan iritasi tenggorokan, bukan hanya si perokok tetapi juga orang sekitar yang ikut menghisap asapnya yang bisa memicu infeksi saluran nafas atas.

  • Nafas melalui mulut

Jika anda tergolong orang yang suka bernafas dengan mulut akan memperbesar terjadinya iritasi karena mulut yang terbuka menyebabkan tenggorokan cenderung kering.

  • Alergi

Allergen merangsang tubuh untuk mengeluarkan histamine, merupakan zat penyebab reaksi peradangan berupa bengkak dan kemerahan pada tenggorokan.

  • Polusi udara

Pencemaran udara banyak mengandung debu, kotoran, asap kendaraan bermotor mengandung zat-zat yang dapat merangsang dan mengiritasi selaput lender tenggorokan.

  • Infeksi virus
  • Infeksi bakteri
  • Infeksi jamur.

Pengobatan radang tenggorokan tergantung pda penyebabnya, radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri membutuhkan antibiotika yang tepat agar tidak semakin bertambah parah atau berujung komplikasi. Bila disebabkan virus biasanya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa antibiotika. Sedangkan radang tenggorokan karena jamur mebutuhkan obat anti jamur, sedagkan obat anti histamine digunakan untuk meredakan gejala radang akibat alergi.

Sekian dulu posting kali ini lain waktu disambung lagi..eh lupa bila anda membutuhkan artikel lain silahkan klik link ini : Hipotyroid dan garam beryodium, akibat terlalu banyak begadang, pentingnya kita menjaga otak kita.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s